Syarat Dapat Pinjaman Tanpa Jaminan untuk Tambahan Bisnis Online

Pinjaman tanpa jaminan merupakan pilihan untuk sebagian pebisnis online dalam menambah modal usaha. Untuk itu, tidak heran jika saat ini para pemilik usaha online mulai melirik pinjaman tanpa jaminan. Sebab kemudahan pencairan dana yang ditawarkan sangat membantu para pengusaha.

Pinjaman tanpa jaminan juga tidak memiliki resiko kehilangan aset, sebab pebisnis online tidak perlu menjaminkan apapun untuk mendapatkan tambahan dana segar. Oleh karena inilah, pinjaman pilihan yang sangat efektif.

Akan tetapi meski punya kelebihan yaitu tidak menggunakan aset untuk mengajukan pinjaman tanpa jaminan, jenis pinjaman ini memang memiliki bunga yang lebih tinggi. Dibandingkan dengan pinjaman yang menggunakan agunan, pinjaman tanpa jaminan memiliki bunga yang cukup besar.

Kendati demikian, kamu tetap bisa memilih jenis pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan bayar. Sebab, setiap perbankan memiliki aturan yang  berbeda terkait suku bunga yang akan dibebankan kepada peminjam.

Tentu saja, kamu bisa memilih suku bunga ringan yang ditawarkan oleh lembaga jasa keuangan jika ingin mengajukan pinjaman tanpa jaminan. Yang paling penting adalah mengetahui apa saja syarat dan ketentuan yang  biasanya diberikan oleh lembaga penyedia pinjaman tanpa jaminan.

Berikut ini merupakan syarat agar bisa mendapatkan pinjaman tanpa jaminan untuk tambahan bisnis online:

1.     Merupakan WNI (Warga Negara Indonesia)

Tidak semua lembaga jasa keuangan seperti perbankan bisa dengan mudah memberikan pinjaman tanpa jaminan kepada warga Negara asing (WNA). Oleh karena itu, syarat yang paling utama adalah merupakan warga Negara Indonesia (WNI).

2.     Domilisi Calon Peminjam

Selain WNI, domisili dan lokasi rumah tinggal calon peminjam juga menjadi pertimbangan perbankan dalam memberikan pinjaman tanpa jaminan. Jadi, pastikan kamu meminjam ke bank yang berada di domisili tempat kamu tinggal, untuk memudahkan prosesnya berlanjut.

Pastikan domisili kamu saat ini merupakan tempat tinggal yang tetap, dan merupakan rumah tinggal. Ini pasti akan jadi prioritas perbankan. Jadi, ajukan pinjaman ke lokasi bank yang sesuai dengan KTP kamu ya.

3.     Usia Bisnis Online Saat Akses Pinjaman Tanpa Jaminan

Lembaga jasa keuangan akan memberikan kemudahan akses pinjaman jika kamu memiliki bisnis online yang usianya lebih dari satu tahun. Oleh karena itu, pastikan usaha kamu telah berjalan selama minimal satu tahun agar bisa mendapatkan tambahan dana dari pinjaman tanpa jaminan dengan maksimal.

Usia bisnis online yang minimal berumur satu tahun, dinilai lebih berpengalaman dan setidaknya telah memiliki pangsa pasar yang cukup baik. Sehingga bisnis online akan dinilai lebih mampu dalam melakukan pembayaran, ke depannya.

4.     Skor Nasabah

Setiap kamu mengakses pinjaman, lembaga jasa keuangan akan memiliki skor terkait pengalaman kamu dalam menggunakan pinjaman tersebut. Kalau kamu sering terlambat atau malah macet membayar, maka data ini akan terekam pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di Otoritas Jasa Keuangan.

Bank dan lembaga jasa keuangan lainnya, tentu akan lebih waspada dan hati-hati jika kamu pernah macet membayar. Bahkan, kamu belum tentu akan diberikan pinjaman oleh para lembaga jasa keuangan tersebut.

Sebaliknya, jika kamu selalu disiplin dalam melakukan pembayaran dan tertib, maka data itu juga akan terekam dengan baik. Tentunya ini akan menjadi penilaian khusus. Oleh karena itu, pastikan kamu selalu menjaga nama baik tiap mengakses pinjaman tanpa jaminan, maupun kredit perbankan.

5.     Syarat Dokumen

Beberapa perbankan memiliki syarat dokumen pendukung untuk calon peminjam yang akan mengajukan pinjaman tanpa jaminan. Beberapa dokumen ini merupakan pendukung yang memberikan bukti jika kamu memang benar-benar memililki usaha.

Beberapa dokumen yang sering ditanyakan saat mengajukan pinjaman tanpa jaminan misalnya seperti SIUP atau Surat Izin Usaha, atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan setempat, hingga TDP (Tanda Daftar Perusahaan) dan NPWP perusahaan.

Ada juga dokumen lainnya seperti laporan keuangan perusahaan dalam tiga bulan terakhir. Lembaga jasa keuangan atau bank akan melihat kelayakan bisnis online kamu sebagai calon peminjam. Jika memang dinilai layak, kamu akan segera diberi pinjaman oleh bank.

Jadi, sebaiknya perhatikan syarat dokumen yang ditetapkan oleh pihak lembaga jasa keuangan. Kalau kamu belum memenuhi syarat, bisa memilih jenis pinjaman tanpa jaminan lainnya yang memudahkan dan tidak membutuhkan dokumen pendukung terkait jenis usaha kamu secara detail.

Beberapa jenis pinjaman tanpa jaminan yang tidak membutuhkan syarat dokumen pendukung terkait usaha yang kamu jalankan seperti pinjaman pada pinjaman online. Tapi, tetap hati-hati dan selalu cek legalitas dari pinjaman online sebelum kemudian mengajukannya ya.

6.     Ajukan Pinjaman Tanpa Jaminan dengan Mudah

Ada cara yang lebih mudah lagi jika kamu ingin mengajukan pinjaman online. Saat ini, kamu bisa mengajukan pinjaman tanpa jaminan dengan sangat mudah mudah melalui online. Bisnis online kamu pun tetap bisa berjalan dengan lancar karena kamu tak perlu repot datang ke kantor bank terdekat untuk bisa mengakses pinjaman tanpa jaminan.

Ajukan pinjaman tanpa jaminan secara online di Cekaja.com untuk mendapatkan pilihan lembaga jasa keuangan terbaik dan aman. Kamu pun bisa pinjam dana dengan nyaman dan tenang. Apalagi, Cekaja.com punya fitur menarik yang bakal sangat membantu kamu dalam memilih pinjaman tanpa jaminan.

Kamu bisa membandingkan tiap penyedia jasa pinjaman tanpa jaminan sangat mudah, untuk mendapatkan jenis pinjaman hingga plafon yang sesuai dengan kebutuhan. Yuk, ajukan sekarang di https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan !